Visi, Misi, dan Tujuan T. Batik

Misi Program Studi Teknologi Batik Fakultas Batik UNIKAL

Dalam rangka mencapai visi tersebut, misi yang akan dilaksanakan oleh Program Studi Diploma III Teknologi Batik tahun 2011-2026 sebagai berikut :

  1. Menyelenggarakan pendidikan mengenai pengetahuan dan keterampilan batik dengan tingkat Ahli Madya yang berkualitas dan profesional dengan melibatkan seluruh civitas akademika.
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang batik melalui kegiatan kajian ilmiah dan penelitian terapan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat, pengguna lulusan dan pemerintah
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan secara optimal sumberdaya yang dimiliki untuk ikut menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, pengguna lulusan dan pemerintah
  4. Mengembangkan jejaring dengan pihak pemangku kepentingan yang terlibat (dunia usaha/dunia industri batik)
  5. Melakukan pengembangan secara berkelanjutan untuk menghasilkan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas.

Tujuan Program Studi Teknologi Batik Fakultas Batik UNIKAL

  1. Menyiapkan lulusan yang profesional dalam pengetahuan dan keterampilan batik
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan usaha mandiri dalam bidang batik seperti perancang batik, perajin batik, pengusaha batik dan pendidik batik
  3. Menghasilkan lulusan yang memilki peranan dalam penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat
  4. Menghasilkan lulusan yang mampu dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknilogi dalam bidang batik.
  5. Mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan dan perlindungan batik tradisional Indonesia

Sasaran Program Studi Diploma III Teknologi Batik Universitas Pekalongan

  1. Terpenuhinya standar pendidikan secara kualitas dan kuantitas.
  2. Terlibatnyapraktisi sebagai pengajar yang kompeten.
  3. Tercapainya peningkatan mutu proses pembelajaran melalui perencanaan pengajaran, mengajar, evaluasi proses pembelajaran, dan program-program pelatihan.
  4. Terselenggaranya sistem administrasi yang baik dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
  5. Terencananya evaluasi dan pengembangan mutu kurikulum.
  6. Tersedianya layanan pembelajaran yang berbasis teknologi informasi.
  7. Tercapainya peningkatan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran.
  8. Tersedianya standar laboratorium kimia dan batik yang memadai sebagai tempat melakukan pembelajaran praktek laboratorium.
  9. Tercapainya peningkatan keikutsertaan dosen dalam penelitian, pengembangan dan pengabdian masyarakat di tingkat daerah maupun tingkat yang lebih tinggi.
  10. Tercapainya peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam penelitian.
  11. Tercapainya peningkatan jumlah hasil penelitian yang diterapkan dalam proses pembelajaran
  12. Terselenggaranya kerjasama antar program studi dalam bidang batik.
  13. Tersedianya lulusan yang siap berwirausaha secara mandiri dengan terfasilitasinya laboraturium batik sebagai mini industri batik.